widgets

web widgets

Senin, 15 September 2014

2015 KARANGASEM TARGETKAN SASARAN BEDAH RUMAH BISA DITUNTASKAN


Kepala Bappeda I Ketut Sedana Merta, ST, MT (kiri) -
Kepala Bappeda I Ketut Sedana Merta, ST, MT (kanan)
Program Bedah Rumah yang menjadi salah satu program  pro rakyat di Kabupaten Karangasem, mendapat perhatian  serius Bupati Karangasem I Wayan Geredeg. Setelah bisa meraup realisasi bedah rumah sekitar 3.000 unit lebih hingga tahun ini, kini sisa  kebutuhan bedah rumah sekitar 6.000 lebih ditargetkan bisa dituntaskan pada tahun 2015 mendatang dari seluruh kebutuhan rumah kurang layak huni yang harus direhabilitasi sebanyak 11.096 unit.
Menurut Kadisos Kab. Karangasem Drs. I Made Sosiawan (15-9-2014), untuk menggarap sisa bedah rumah yang masih ada diinstruksikan untuk dilakukan secara keroyokan baik dari Pemkab, Pemprov, sumber APBD serta peran serta dunia swasta dalam bentuk CSR.  Program bedah rumah yang sudah dilaksanakan selama ini bersumber dari pembiayaan APBN, APBD I,  APBD  II serta CSR pihak swasta. Tahun 2014 Pemkab Karangasem menargetkan bedah rumah sebanyak 97 unit pada APBD Induk dan 25 unit pada APBD Perubahan dengan besaran dana 15 juta per unit. Selain bedah rumah juga dilaksanakan rehab rumah dengan besaran 6 juta rupiah sebanyak 38 unit.
Sementara itu Kepala Bappeda I Ketut Sedana Merta, ST, MT menjelaskan,  dalam menyasar rehabilitasi rumah warga kurang mampu selain terencana melewati sumber pendanaan APBD II, Pemprov Bali dan APBN, juga dikejar melalui skim pendanaan Istansi pusat seperti Kementerian. Tahun ini Karangasem berhasil meloloskan program percepatan pembangunan rehabilitasi rumah sebanyak 561 unit yang direalaisasi di Kecamatan Abang. Bahkan tahu ini juga Karangasem berhasil memperoleh tambahan program sebanyak 357 unit yang direncaakan dilaksanakan di Kecamatan Selat, Kecamatan Karangasem sejumlah 600 unit dari sumber bantuan stimulan perumahan swadaya Kemenpera RI. Jumlah sisa rehabilitasi rumah kurang layak huni di Kabupaten Karangasem pasca prifikasi,  mekar lagi menjadi sekitar 900 unit.
Kepala Bappeda Sedana Merta  menyampaikan terima kasih kepada pihak pemerintah pusat maupun swasta yang telah membantu pembangunan rehabilitasi perumahan kurang layak huni di Kabupaten Karangasem, yang telah menunjukkan  kepeduliannya terhadap Karangasem dengan memberikan bantuannya.   Pemkab Karangasem selama ini  terus berupaya untuk membantu masyarakat yang masih memerlukan,  jika sudah layak memenuhi kriteria pasti dibantu sepanjang diusulkan oleh instansi berwenang. 
Ditambahkan, pelaksanaan program bedah rumah diharapkan  memenuhi tiga hal yakni tepat target, tepat sasaran dan tepat guna, jangan sampai  menimbulkan permasalahan. Persyaratan untuk bantuan bedah rumah selain memang benar-benar  berasal dari keluarga tak mampu (miskin), juga menempati lahan yang tidak bermasalah.  Masalah kemiskinan yang masih dihadapi selama ini harus ditanggulangi secara terpadu antara pemerintah, BUMN, swata dan pihak ketiga lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar